Jelas marah marah lha wong tempatnya dia jualan sayur mayur diobrak abrik dan kobis serta mentimun bergelindingan dijalan raya kayak bola sepak saja. Belum lagi dengan cabe keriting tanpa daunnya yang terinjak injak aparat tamtib hingga bonyok bonyok. Seumur hidupnya dari zamannya Bung Karno baru kali ini dia diperlakukan ibarat musuh besarnya permerintah. Padahal dulunya dia dan suaminya Bapak Sumodimejo ikut ikutan berjuang melawan dan mengusir penjajah dari Republik tercinta ini. Namun sekarang nasibnya sangat mengenaskan dia harus menghadapi anak anak bangsa yang dulunya adalah bayi bayi mungil yang selalu dilihatnya lucu.
Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.